www.pa-sukoharjo.go.id - Situs Resmi Pengadilan Agama Sukoharjo

Setelah Ketua Pengadilan Agama Sukoharjo mendapatkan pelatihan SIPP dari Pengadilan Tinggi Agama Semarang tanggal 15 s/d 19 Februari 2016, Drs. Kholis, M. H , bergerak cepat melakukan sosialisasi pada para pegawai Pengadilan Agama Sukoharjo, sosialisasi diselenggarakan di Ruang Rapat , dihadiri oleh semua pegawai , beliau menerangkan tentang pentingnya SIPP.

Sosialisasi SIPP oleh Ketua PA Sukoharjo, Drs. Kholis, M.H


Bagi lingkungan Pengadilan Agama SIPP adalah merupakan hal yang baru, sebelumnya adalah aplikasi SIAPDA yang sudah di redisain. Seiring dengan kebijakan Mahkamah Agung untuk mengimplementasikan SIPP pada seluruh lingkungan Mahkamah Agung . Dirjen badilag sebagai unit dibawah mahkamah agung memutuskan untuk melebur SIADPA ke SIPP. Seusai Dirjen Badilag meneguhkan niatnya untuk melebur SIPP pada bulan Nopember 2015 dilakukan Asesment di Pengadilan Agama jogyakarta dan Bandung. Untuk mengidentifikasi pelbagai hal apa yang berkaitan dalam bisnis proses pengadministrasian perkara. Hasil Asesmen tersebut kemudian di evaluasi. Kemudian tim dari mahkamah agung dan tim dari badilag mulai membangun selama satu bulan dan diujicoba di Pengadilan Agama Malang Jawa Timur pada bulan Desember 2015. Hasilnya diujicoba secara menyeluruh dari perkara didaftar sampai perkara diputus dipengadilan. Yang terlibat dimeja satu sampai Ketua Pengadilan.

Dalam rangka menerapkan SIPP dilingkungan Peradilan Agama khususnya Wilayah Jawa Tengah maka disamping aplikasinya yang perlu diperhatikan adalah kesiapan operatornya yang selama ini sudah terbiasa menggunakan SIADPA. Bagaimanapun juga menu – menu yang ada dalam aplikasi SIPP dan SIADPA memiliki beberapa perbedaan. Peralihan SIADPA plus ke SIPP dilakukan dengan tujuan sistem informasi perkara terintegrasi di Mahkamah Agung. Dengan Slogan SINGLE SING ON dengan kata lain integrasi data / menyatu. Dulu sistem yang ada Pengadilan Agama tersendiri , Peradilan Militer tersendiri, Peradilan Umum tersendiri, PTUN tersendiri.

Dilakukan sosialisasi SIPP inikarena selama ini yang telah familier SIADPA plus. Pada prinsipnya SIPP sama dengan SIADPA bedanya Cuma SIPP sudah terintegrasi. Prinsipnya kita instal SIPP selanjutnya kita seting kedalam database kemudian setting subdomain pada cpanel diwebsite kita terus dilakukan migrasi database SIADPA plus dan terakhir kita singkronisasi data ke Mahkmah Agung. Sehingga Mahkamah Agung dapat dengan mudah mengontrol.

Diperlukan kesiapan semua pihak untuk mencapai tujuan demi berhasilnya penerapan SIPP di Pengadilan Agama Sukoharjo, dan para pegawai menyatakan siap untuk menyongsong aplikasi baru ini.(db/KPIP).

Kegiatan Magang Mahasiswa reguler Periode XX Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta kali ini dilaksanakan mulai pada tanggal 4 januari 2016 di 4 (empat) daerah se-Eks Karisidenan Surakarta yaitu daerah Sukoharjo,Karanganyar,Klaten dan Boyolali. Kegiatan magang yang diselenggarakan oleh Fakultas meliputi Kota Surakarta terdiri 5 instansi yaitu Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, Kejaksaan Negeri, BPN, kantor notaris dan PT Angkasa pura. kemudian di daerah Kabupaten Sukoharjo meliputi 4 (empat) instansi yaitu Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, Kejaksaan Negeri, Bpn.sedangkan di daerah Kabupaten Karanganyar juga terdiri dari 3 (tiga) instansi yaitu Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, Kejaksaan Negeri. Sedangkan jalur kegiatan magang mandiri kali ini dilaksanakan di luar daerah Eks Karisidenan Surakarta yang bertempat di Daerah Istimewa Yogyakarta, Cilacap, Semarang, Magelang, Jakarta,Tangerang.
Kegiatan Magang Mahasiswa yang bertempat di Pengadilan Agama Sukoharjo yang terdiri dari 5 (Lima) mahasiswa diantaranya Rian pertiwi,Yunidha Pratiwi, Dadik abimanyu , Gravita aji dan Silviana yang dilaksanakan pada tanggal 4Januari-5Februari 2016. Pada hari pertama tanggal 4 Januari 2016 kami diterima dengan baik oleh Ketua, Wakil Ketua, dan Pegawai-pegawai Pengadilan Agama Sukoharjo, selanjutnya diadakan sesi penyerahan dari pihak Fakultas Hukum yang diwakili oleh Ibu Zeni Lutfiah, S.H, M.H selaku Pembimbing KMM kepada pihak Pengadilan Agama Sukoharjo yang diwakili oleh Bapak Drs. Makali selaku Pembimbing Mitra KMM di Pengadilan Agama Sukoharjo. Selain diadakan sesi penyerahan pada hari pertama, juga diadakan sesi perkenalan kepada pegawai-pegawai Pengadilan Agama Sukoharjo berikut dengan tugas-tugasnya masing-masing.
Pada hari kedua tanggal 5 Januari 2016 sudah diadakan pembagian tugas diantaranya Kesekretariatan dan bagian Kepaniteraan. Selain itu juga diadakan observasi mediasi secara langsung diruang persidangan. Kegiatan observasi magang tersebut dilakukan oleh para mahasiswa untuk dapat mengetahui bagaimana situasi mediasi sebenarnya dan mahasiswa dapat membandingkan antara teori yang didapat di perkuliahan dengan praktek sebenarnya.
Pelajaran yang kami dapat selama kami melaksanakan kegiatan magang mahasiswa di Pengadilan Agama Sukoharjo, kami dapat mengetahui bagaimana perbedaan antara teori yang kami dapatkan di bangku perkuliahan dengan praktek sesungguhnya di lapangan. Hal tersebut berguna untuk menambah pengalaman dan pengetahuan kami yang berfungsi bagi kami sewaktu kami lulus dari Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret dengan menyandang gelar Sarjana Hukum nantinya.

Sebagai abdi negara dan abdi masyarakat, dalam kehidupan sehari-hari, PNS dianggap sebagai panutan masyarakat, bahwa setiap PNS haruslah berkepribadian yang baik, menjadi teladan bagi masyarakat dan rela berkorban untuk kepentingan masyarakat.  Demikian cuplikan sambutan Ketua Pengadilan Agama Sukoharjo Drs. Kholis, MH pada pengambilan sumpah/janji PNS an. Agus Sriyono dan Suyanto hari Selasa, 8 Desember 2015 di Ruang Sidang I Kantor Pengadilan Agama Sukoharjo.

Sesuai dengan Surat Keputusan Ketua Pengadilan Tinggi Agama Semarang bahwa keduanya ditempatkan di Pengadilan Agama Sukoharjo yang masing-masing sebagai Staf Administrasi Panmud Gugatan dan Staf Administrasi Kepala Sub Bagian Umum.

Penantian yang tidak singkat bagi keduanya, begitu terang Bapak Drs. Kholis, MH. Bagi Agus Sriyono yang harus menunggu selama 13 tahun dan Suyanto 14 tahun. Agus sendiri telah mengabdikan dirinya sebagai Honor K2 di Pengadilan Agama Klaten hingga akhirnya dilantik sebagai PNS di PA Sukoharjo. Suyanto juga tidak jauh berbeda dengan Agus, karena Suyanto sendiri sebelumnya juga telah mengabdi sebagai honorer K2 selama 14 tahun di Pengadilan Agama Surakarta.

Maksud dan tujuan pelaksanaan pengambilan sumpah/janji PNS adalah pembinaan bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang telah diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) agar dapat melaksanakan tugas dengan penuh kesetiaan kepada Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Pemerintah serta berdayaguna maupun sadar akan tanggung jawabnya sebagai unsur Aparatur Sipil Negara, abdi negara dan abdi masyarakat.

Upacara pengambilan sumpah ini dihadiri Ketua Pengadilan Agama Surakarta dan rombongan serta Ketua Pengadilan Agama Klaten dan rombongan. Turut Hadir pula pejabat struktural dan fungsional Pengadilan Agama Sukoharjo.

Sukoharjo,

Selasa siang (25/11/2015) Pengadilan Agama Sukoharjo mendapat Rombongan terdiri dari 5 orang yang dipimpin langsung oleh Ucok Subardjo, SH, MM , Bagian Umum Badan Peradilan Agama, Sesampainya di PA Sukoharjo, tim Badilag langsung melihat secara langsung kondisi PA dan kemudian mulai merekap apa yang menjadi kebutuhan PA Sukoharjo untuk dapat meningkatkan pelayanan publiknya, disampaikan pula Badilag akan mengirimkan TV LCD 48 inch dan Laken untuk Pengadilan Agama Sukoharjo. Ketua Pengadilan Agama Sukoharjo, Drs. Kholis , M.H, dalam pertemuan dengan Tim Badilag memaparkan kondisi dan kebutuhan  di Pengadilan Agama Sukoharjo .Monitoring ini diselenggarakan  dalam rangka Evaluasi dan MonitoringBMN di Wilayah Koordinator Jawa Tengah.

 

Tim dari Badilag

 

Apel Senin pagi adalah menjadi rutinitas Pengadilan Agama Sukoharjo. Dikomandani H. Tukino, SH., apel Senin pagi tanggal 26 Oktober 2015 diikuti oleh seluruh jajaran Pengadilan Agama Sukoharjo. Menjadi pembina apel adalah Bapak Drs. Kholis, M. H. (Ketua Pengadilan Agama Sukoharjo). Dalam kesempatan ini, Ketua PA Sukoharjo menghimbau, agar kedisiplinan harus tetap dijaga. Hal ini berkenaan dengan tuntutan peradilan pada umumnya. Beliau juga menekankan betapa pentingnya pelayanan yang prima kepada para pencari keadilan. Sikap santun dan melayani harus tertanam pada pribadi masing-masing pegawai PA Sukoharjo. Kesan angker yang selama ini menghantui masyarakat umum kalau mendengar atau membahas mengenai Pengadilan, harus dapat dirubah. "Kita semua paham, bahwa masyarakat yang datang ke sini rata-rata adalah yang mempunyai masalah, makanya janganlah kita malah menambahi masalah. Makanya kita harus tetap santun, ramah, dan melayani dengan penuh tanggung jawab. Agar tidak ada kesan Angker. Satpam pun yang Garang harus senyum kepada masyarakat pencari keadilan.", begitu sedikit kutipan amanah beliau.

Dalam kesempatan itu pula Pak Kholis mengingatkan, bahwa bekerja adalah ibadah. Selain itu, menurut beliau dirasa harus selalu menjaga kebersihan dan kerapian kantor, karena Mahkamah Agung juga mengistruksikan tentang pentingnya hal tersebut. Di akhir Apel ditutup dengan do'a yang dibacakan oleh Drs. H. Achmad Baidlowi.

Panggilan Qoib (Tidak Diketahui Alamatnya)

  • Panggilan Tidak Diketahui Alamatnya
  • Panggilan Tidak Diketahui Alamatnya
  • Panggilan Tidak Diketahui Alamatnya

Pimpinan

  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow

Kepaniteraan

Transparansi Anggaran

Who's Online

Kami memiliki 33 Tamu online

Penunjuk Waktu

 

Sukoharjo

Hari ini

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini98
mod_vvisit_counterKemarin83
mod_vvisit_counterMinggu ini250
mod_vvisit_counterBulan ini2176
mod_vvisit_counterTotal464787

Berita PTA Semarang

Situs Web Resmi Pengadilan Tinggi Agama Semarang

Berita Umum

ANTARA News - Berita Terkini
News And Service
  • Pemprov DKI gunakan aplikasi parkir
    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggandeng swasta menggunakan aplikasi juru parkir yang diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan sekaligus menghilangkan kesan negatif keberadaan parkir liar di beberapa wilayah ibu kota. ...
  • KPK Periksa Bupati Lampung Tengah
    Tersangka Bupati Lampung Tengah Mustafa (tengah) meninggalkan Gedung KPK usai pemeriksaan di Jakarta, Rabu (21/2/2018). Mustafa diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Kepala Dinas Bina Marga Taufik Rahman terkait kasus suap ...
  • Rakernas BNPB 2018
    Menko PMK Puan Maharani (tengah) didampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Willem Rampangilei (ketiga kiri) dan Sekretaris Daerah Provinsi Bali Cokorda Ngurah Pemayun (kanan) meninjau anjungan pameran saat pembukan ...

Jajak Pendapat

Bagaimana pelayanan kami?
 

Waktu Shalat

KONTAK KAMI

AL-Qur'an Online

Hitung Zakat