logo mahkamah agung website ramah difable
Typography Pertanyaan yang paling sering ditanyakan

Berikut kami sampaikan Pertanyaan yang paling sering ditanyakan:

Frequently Asked Questions

Pertanyaan yang paling sering ditanyakan Pencari Keadilan

  • Bagaimana Tata Cara Berperkara?

    Tata Cara Berperkara

    Tata Cara berperkara bisa dilihat Klik Disini

  • Berapa biayanya?

    Biaya Perkara

    Biaya Perkara bisa dilihat Klik Disini

  • Bolehkah mengajukan perkara perceraian tanpa persetujuan pasangan?

    Boleh

    Pada dasarnya mengajukan perkara perceraian tanpa persetujuan pasangan dibolehkan , namun alangkah baiknya bila bermusyawarah terlebih dahulu sebelum mengajukan perceraian ke Pengadilan Agama

  • Berapa lama perkara ini dapat diselesaikan?

    Tidak Bisa Ditentukan

    Perkara dapat diselesaikan tergantung dari rumit tidaknya perkara itu sendiri, rata-rata dapat diselesaikan 2 s/d 6 bulan sampai dengan diputus.

  • Bisakah pendaftaran perkara dilakukan secara online?

    Bisa

    Mahkamah Agung Tahun 2018 ini baru saja meluncurkan E-Court untuk pendaftaran perkara secara Online, namun masih terbatas pada Advocat terdaftar

  • Domisili Tergugat tidak diketahui, bisakah mengajukan perceraian?

    Bisa

    Bila tidak diketahui alamatnya , Penggugat/Pemohon tetap bisa mengajukan perceraian, untuk Tergugat/Termohon yang tidak diketahui alamatnya, wajib ada surat keterangan dari Desa/Kelurahan perihal tersebut.

  • Berapa saksi yang harus dihadirkan?

    Minimal 2 Saksi

    Saksi bisa dari pihak keluarga, teman, tetangga dan masyarakat umum lainnya asal mengetahui terjadinya dan terhubung dengan pihak Pemohon/Penggugat maupun Tergugat/Termohon.