Assalamu 'alaikum Wr. Wb

            Syukur Alhamdulillah Pengadilan Agama Sukoharjo telah resmi meluncurkan website dengan alamat : www.pa-sukoharjo.go.id untuk memenuhi surat Keputusan dari Ketua Mahkamah Agung Nomor : 144/KMA/SK/VIII/2007 tanggal 28 Agustus 2007 tentang keterbukaan informasi di Pengadilan di lingkungan Mahkamah Agung RI .
            Semoga bermanfaat dan berguna bagi semua pengguna dan pengakses tentang keterbukaan informasi website kami. 

Wassalamu 'alaikum Wr. Wb
Jakarta-Humas, hari ini Jumat tanggal 20 Juni 2014 tepat pukul 9.30 Wib di Gedung Badan Pemeriksaaan Keuangan (BPK),Mahkamah Agung kembali mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK. Hal ini berhasil diwujudkan berkat kerja keras dan kerja sama seluruh pihak di jajaran Mahkamah Agung dan pengadilan dibawahnya.


Penyerahan LHP MARI TAHUN 2013

Penyerahan laporan hasil pemeriksaan LKKL (Laporan Keuangan Kementrian dan Lembaga) tahun 2013 diberikan langsung oleh Wakil Ketua BPK bapak Hasan Bisri yang diberikan kepada 26 Kementerian dan Lembaga yang mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), 9 Kementerian dan Lembaga yang mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dan 2 Kementerian dan Lembaga yang mendapatkan opini disclaimer.

Dalam sambutannya pun beliau mengatakan "Pemeriksaan ini seperti general check up, menyeluruh tapi tidak mendalam namun tetap terdeteksi apakah ada hal-hal yang tidak sesuai atau melenceng". Acara ini berlangsung kurang lebih 2 Jam yang dihadiri oleh Wakil BPK, para Menteri kabinet jilid II, dan para pejabat dari Kementerian dan Lembaga.

Ini merupakan hal yang dapat dibanggakan oleh seluruh jajaran Mahkamah Agung dan pengadilan dibawahnya, namun seperti kata pepatah "Mempertahankan lebih sulit daripada mendapatkan". Oleh karena itu dengan adanya penghargaan ini sudah seharusnya dapat lebih memacu semangat Mahkamah Agung dan pengadilan dibawahnya untuk meningkatkan kualitas laporan keuangannya di tahun-tahun kedepan. (Rd/Humas).

 
Pembinaan KPTA Semarang se-Askor 3 Surakarta.


 
Foto bersama KPTA Semarang dan KPA se-Askor 3 Surakarta.

Hari Rabu tanggal 7 Mei 2014 adalah kesempatan yang ditunggu-tunggu para pegawai Pengadilan Agama Sukoharjo. Hal itu dikarenakan ada kunjungan KPTA Semarang Bapak DR. H. Wildan Suyuthi M, SH., MH. ke Pengadilan Agama Sukoharjo dalam rangka Peningkatan Manajemen Peradilan Agama dan Pelayanan Publik Se-Askor 3 Surakarta. Ini merupakan kali ke 4 Bapak DR. H. Wildan Suyuthi M. SH., MH. mengunjungi Pengadilan Agama Sukoharjo selama beliau menjabat sebagai KPTA Semarang. Dikesempatan berbahagia ini tentu saja menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi Pengadilan Agama Sukoharjo. 

Bertempat di Ruang Rapat Pengadilan Agama Sukoharjo, nampak hadir dalam acara tersebut Ketua, Wakil Ketua, Hakim C1, Panitera/Sekretaris, Wakil Sekretaris dan Wakil Panitera Pengadilan Agama se-karisidenan Surakarta. Acara dimulai pukul 13.30 WIB dan dibuka oleh Bapak Drs. Wahyudi, SH.,MH. Ketua Pengadilan Agama Sragen sebagai Ketua Koordinator Wilayah VI Surakarta. Sebelumnya Bapak Drs. Asep Hidayat, SH Ketua Pengadilan Agama Sukoharjo telah memberikan sedikit sambutan dan ucapan terima kasih. 

Dalam pembinaan yang disampaikan oleh Bapak DR. H. Wildan Suyuthi M., SH., MH. telah banyak memberikan ilmu-ilmu yang sangat besar manfaatnya. Diantaranya beliau menegaskan pentingnya fungsi manajemen dalam Peradilan Agama. Yaitu perencanaan yang matang, pelaksanaan yang sesuai dengan perencanaan, dan terakhir adalah pengawasan. Tidak hanya itu Pak Wildan (begitu Bapak KPTA Semarang akrab disapa), juga memberi pengertian bahwa dibutuhkan sikap profesionalisme dalam setiap menjalankan tugas. Ciri dari profesionalisme itu sendiri adalah memiliki ilmu yang sesuai dengan profesi, ketrampilan dan diikuti dengan moral atau integritas moral. Tidak hanya itu saja, Beliau yang didampingi oleh Bapak Drs. H. Muhtadin, SH (Hakim Tinggi PTA Semarang) juga menerangkan bahwa manajemen modern yang saat ini banyak diterapkan haruslah diiringi dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni dan juga pelayanan to be quicker. Pembinaan berlangsung selama 2 jam 30 menit. Banyak hal yang Beliau sampaikan demi kemajuan Peradilan Agama di Lingkungan PTA Semarang pada umumnya dan se-Askor 3 Surakarta pada khususnya. Sebelum dipenghujung acara, Bapak DR. H. Wildan Suyuthi M. SH., MH. juga masih menyempatkan menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan oleh peserta pembinaan. 

Acara ditutup pukul 15:00 WIB dan dilanjutkan foto bersama KPTA Semarang dan KPA Se-Askor III Surakarta.
 
Espos Hasil Pengawasan di PA Sukoharjo
  
Belum lama setelah usai pengawasan internal Pengadilan Agama Sukoharjo pada catur wulan pertana tahun 2014 April lalu, kini giliran Tim Pengawas dari Pengadilan Tinggi Agama Semarang yang datang untuk menjalankan tugas dan fungsinya sabagai pengawas. Hari itu Selasa, tepatnya tanggal 6 Mei 2014 adalah tanggal dimana Pengadilan Agama Sukoharjo kedatangan Tim Pengawas dari tingkat banding. Tim datang dan disambut oleh Bapak Drs. Asep Hidayat, SH (Ketua Pengadilan Agama Sukoharjo). Seperti yang telah dijadwalkan PTA Semarang sesuai dengan jadwal tertanggal 28 Maret 2014 Tim terdiri dari Beliau Hakim Tinggi PTA Semarang Bapak Drs. H. Muhtadin, SH. , Panmud Banding PTA Semarang Dra. Hj. Nurlaela, MH., dan Kepala Sub Bagian Kepegawaian PTA Semarang Drs. Ahmad Mansur, MH. Tiba di Sukoharjo pukul 08:00 WIB. Transit di ruang Ketua PA Sukoharjo didampingi Bapak KPA Sukoharjo dan Bapak Waka PA Sukoharjo Bapak Drs. Abdul Syukur AS. Tim pengawas yang diketuai oleh Bapak Hakim Tinggi PTA Semarang beristirahat sejenak sambil berdialog dan berbincang-bincang dengan KPA dan Waka PA Sukoharjo. 

Tidak lama berselang tim pengawasan segera melaksanakan tugas yang diemban. Bapak Drs. H. Muhtadin, SH yang sekarang sudah duduk di tempat yang telah siap, segera disuguh dengan beberapa berkas perkara yang telah Beliau pilih sendiri untuk Beliau periksa. Nampak diantaranya beberapa perkara-perkara perceraian hingga waris tidak luput Beliau periksa satu persatu. 

Tidak jauh berbeda dengan Bapak Drs. Muhtadin, SH., Ibu Dra. Hj. Nurlaela, MH. juga segera menghampiri petugas register untuk melihat dan menyimak proses pencatatan register yang dilakukan oleh petugas. Beliau juga membuka-buka sendiri dan melihat beberapa register perkara dengan seksama dan didampingi oleh Waka PA Sukoharjo Bapak Drs. Abdul Syukur AS,. Hal ini dilakukan dengan maksud untuk mengetahui apakah dalam pengisian buku register sudah sesuai dengan aturan yang berlaku dan untuk mengetahui ada tidaknya kesalahan tentang pengisian beberapa buku register perkara tersebut. Beliau juga senantiasa memberi penjelasan dan arahan di bagian kepaniteraan yang untuk saat ini dipimpin oleh Drs. Amir (Wapan PA Sukoharjo). 

Di ruang sebelah barat gedung PA Sukoharjo tepatnya diruang Wakil Sekretaris PA Sukoharjo juga tidak kalah sibuknya dengan ruang kepaniteraan. Nampak tiga Kepala Urusan di periksa oleh Bapak Drs. Ahmad Mansur, MH. yang kali ini memang ditugaskan untuk memeriksa dan mengawasi bidang kesekretariatan. Betapa tidak tanpa seorang Panitera/Sekretaris dan bahkan tanpa Wakil Sekretaris, kesekretariatan PA Sukoharjo masih dapat menjalankan tugasnya sesuai tupoksi dengan dipimpin langsung oleh Bapak Ketua PA Sukoharjo. Pak Mansur (begitu Kasub Bag Kepegawian PTA Semarang ini sering disapa) segera berdialog dan berdiskusi untuk mengetahui keadaan secara umum kesekretariatan PA Sukoharjo. Mulai dari pelaporan keuangan, keadaan BMN, proses pengadaan barang/jasa dan aplikasi kepegawaian seperti SAPK, SIMPEG dan SKP semua beliau lihat satu persatu. 

Berlanjut hari berikutnya tanggal 7 Mei 2014 proses pengawasan masih berlangsung. sampai pukul setengah sembilan. Setelah dirasa cukup segera dilangsungkan espos di ruang rapat Pengadilan Agama Sukoharjo. Espos diikuti oleh seluruh jajaran pegawai PA Sukoharjo. Dimoderatori Bapak Ketua PA Sukoharjo Bapak Drs. Asep Hidayat, SH. espos berlangsung salama dua jam. Semua diulas dan dijabarkan oleh Ketua Tim yaitu Bapak Drs. H. Muhtadin, SH. dan di dampingi oleh Dra. Hj. Nurlaela, MH dan Drs. Ahmad Mansur, MH.. 

Dipenghujung acara beberapa pertanyaan sudah dilontarkan dan dijawab oleh Tim Pengawas. Dua jam sudah berlangsung. Tepatnya pukul 10.45 WIB espos telah ditutup dan diakhiri oleh Bapak Ketua Pengadilan Agama Sukoharjo Bapak Drs. Asep Hidayat, SH.
Jakarta l Badilag.net


Dirjen Badilag Purwosusilo dan Ketua Kamar Agama Andi Syamsu Alam dalam sebuah acara. Keduanya sangat berperan dalam penyusunan pedoman pola karir hakim peradilan agama.
Badilag akan menyempurnakan naskah pedoman pola karir hakim peradilan agama. Penyempurnaan naskah itu akan dilakukan pekan depan, 7 hingga 9 Mei 2014, dengan melibatkan Wakil Ketua MA Bidang Non-Yudisial dan beberapa hakim agung dari Kamar Agama MA.

Dalam keputusannya tentang Penunjukan Tim Pelaksana Penyusunan Naskah Rasionalisasi Tenaga Teknis Hakim Peradilan Agama, Dirjen Badilag Dr. H. Purwosusilo, S.H., M.H. menyatakan bahwa naskah tersebut perlu disempurnakan untuk menjamin objektivitas dan transparansi pembinaan karir hakim peradilan agama.

“Pedoman Pola Karir Tenaga Teknis Peradilan Agama Nomor 2246/DJA/OT.01.13/SK/XI/2013, tanggal 14 November 2013, yang telah ditandatangani Dirjen Badilag perlu disempurnakan dan ditingkatkan kewenangannya,” kata Dirjen Badilag.

Penanggung jawab kegiatan ini adalah Direktur Pembinaan Teknis Peradilan Agama Dr. H. M. Fauzan, S.H., M.H., M.M.

Wakil Ketua MA Bidang Non-Yudisial H. Suwardi, S.H., M.H., dan Ketua Kamar Agama MA Dr. H. Andi Syamsu Alam, S.H., M.H. akan menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut. Narasumber lainnya adalah dua hakim agung dari Kamar Agama, Dr. H. Ahmad Kamil, S.H., M.Hum dan Prof. Dr. H. Abdul Manan, S.H., S.IP, M.Hum.

Kombinasikan banyak aspek

Sejatinya Badilag sudah berhasil menyusun pedoman pola karir tenaga teknis peradilan agama pada tahun 2013 lalu. Tenaga teknis tersebut meliputi hakim, tenaga kepaniteraan dan tenaga kejurusitaan.

Pedoman pola karir itu mengkombinasikan aspek jabatan, pangkat, pendidikan dan pelatihan, kompetensi, serta masa jabatan seorang tenaga teknis, sejak pengangkatan pertama hingga mencapai jabatan puncak.

Pedoman tersebut disusun oleh sebuah tim yang terdiri dari Dirjen Dirjen, Sekretaris Ditjen Badilag, beberapa pejabat eselon III dan eselon IV, serta dibantu beberapa staf di Direktorat Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama. Sejumlah hakim tinggi pengawas pada Badan Pengawasan MA juga dilibatkan.

Pedoman serupa yang telah berlaku buat para hakim di lingkungan peradilan umum menjadi salah satu acuan Badilag. Pedoman itu ditetapkan pada 28 Agustus 2013 melalui Keputusan Ketua MA Nomor 139/KMA/SK/III/2013 tentang Pembaruan Pola Mutasi Hakim Karir dan Pola Pembinaan Hakim Ad Hoc pada Peradilan-peradilan Khusus di Lingkungan Peradilan Umum.

Sewaktu masih bergabung dengan Departemen Agama, peradilan agama sebenarnya telah memiliki pedoman pola karir tenaga teknis, namun pedoman tersebut belum disahkan, hingga kemudian peradilan agama berada satu atap di bawah MA.

[hermansyah]
 
 

Penunjuk Waktu

 

Sukoharjo

Kepaniteraan

Transparansi Anggaran

Who's Online

Kami memiliki 4 Tamu online

Hari ini

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini57
mod_vvisit_counterKemarin84
mod_vvisit_counterMinggu ini217
mod_vvisit_counterBulan ini1859
mod_vvisit_counterTotal275121

Berita PTA Semarang

Berita Umum

ANTARA News - Berita Terkini
News And Service

Jajak Pendapat

Bagaimana pelayanan kami?
 

Waktu Shalat

KONTAK KAMI

AL-Qur'an Online

Hitung Zakat